Wajib Tahu! Ini Aturan Perayaan Hari Nyepi

Photo by Carles Rabada / Unsplash

Jika membicarakan hari besar agama, setiap kepercayaan memiliki tradisi hari besar masing-masing.

Jika umat Kristiani dan Katolik punya Natal, atau umat Muslim punya Idul Fitri, umat Hindu memiliki hari raya Nyepi.

Pada tahun 2022, Hari Raya Nyepi  jatuh pada tanggal 3 Maret 2022. Dalam perhitungan tahun Caka, Nyepi di tahun 2022 memasuki tahun 1944.

Lantas, apa yang sebenarnya dilakukan umat Hindu dalam Hari Raya Nyepi dan bagaimana aturan-aturan yang perlu dituruti saat Nyepi?

Yuk langsung saja lihat selengkapnya di bawah ini!

Makna Hari Raya Nyepi

One of my very first pictures arriving in Bali and I knew it was going to be a beautiful trip full of views like this!
Photo by Jeremy Bishop / Unsplash

Sebelum masuk dalam aturan-aturan saat Nyepi, ada baiknya agar teman-teman ASN mengetahui dulu apa sebenarnya makna dari Nyepi.

Dilansir dari Bali.com, kata Nyepi memiliki arti sepi, diam, atau tetap tenang.

Sesuai dengan namanya, hari Nyepi akan dipenuhi ketenangan dan semua umat Hindu yang merayakan diwajibkan untuk berhenti melakukan aktivitas sehari-hari.

Suara.com menuliskan jika Nyepi merupakan satu momen untuk mengoreksi diri dan menyatukan jika dengan dewa Brahma.

Selain itu, hari Nyepi bagi umat Hindu memiliki berbagai momentum baik seperti waktu untuk pembaruan, perdamaian, toleransi, kedamaian, kebangkitan, hingga kerukunan umat manusia.

Aturan saat Hari Raya Nyepi

Bagi umat Hindu, perayaan Nyepi adalah satu momentum yang sangat khusyuk dan tenang.

Jadi, tidak heran jika terdapat berbagai aturan atau pantangan yang wajib diikuti supaya perayaan Nyepi bisa berjalan sempurna.

Beberapa aturan tersebut dikenal sebagai Catur Brata Penyeipan.

Dilansir dari CNN Indonesia, terdapat 4 Catur Brata Penyeipan saat Nyepi, yakni:

  • Amati Geni: pantangan untuk menyalakan api, alat eletronik, lampu, atau sesuatu yang terang menyala seperti amarah api.
  • Amati Karya: pantangan untuk melakukan pekerjaan yang melibatkan aktivitas fisik.
  • Amati Lelanguan: pantangan untuk melakukan sesuatu yang bersifat menghibur diri atau sesuatu yang menyenangkan dirinya.
  • Amati Lelungaan: pantangan untuk melakukan perjalanan ke mana pun saat hari Nyepi.

Jadi intinya, saat Nyepi umat Hindu tidak boleh melakukan hal yang biasa dilakukan setiap harinya.

Lantas, apa yang dilakukan saat Nyepi?

Saat Nyepi para umat Hindu akan berdiam diri di rumah sambil melakukan Tapa atau latihan ketahanan derita, Brata atau pengekangan hawa nafsu, serta Yoga atau menghubungan diri dengan Sang Pencipta.

Nyepi di Pulau Bali

Pura Ulun Danu Beratan, or Pura Bratan, is a major Hindu Shaivite water temple on Bali, Indonesia. The temple complex is located on the shores of Lake Bratan in the mountains near Bedugul.
Photo by Kharl Anthony Paica / Unsplash

Jika membicarakan hari Nyepi di Indonesia, tentu tidak akan lengkap jika melewatkan Pulau Bali.

Yap, sudah menjadi rahasia umum jika Bali merupakan satu pulau yang didominasi pemeluk umat Hindu dan pastinya nuansa Nyepi akan sangat terasa di sana.

Setiap perayaan Nyepi, pulau Bali selalu menjadi sorotan karena menjadi sangat khusyuk.

Bersumber dari Bali.com, ada beberapa hal yang menjadi perhatian saat Nyepi di Bali seperti:

  • Semua orang di Pulau Bali, baik penduduk atau wisatawan dihimbau untuk berada di dalam rumah dan tidak melakukan aktivitas di keluar rumah.
  • Bali akan hening mulai dari 3 Maret 2022 pukul 06.00 WITA hingga 4 Maret 06.00 WITA.
  • Bandara Internasional Ngurah Rai akan tutup selama 24 jam mulai tanggal 3 Maret pukul 06.00 WITA dan dibuka kembali 4 Maret 06.00 WITA.
  • Sekitar 150 penerbangan akan ditunda selama penutupan bandara.
  • Setiap lampu di rumah mati, jendela ditutup, pantai tutup, restoran tutup pada perayaan hari Nyepi.

Kira-kira itulah gambaran betapa khusyuk dan besarnya perayaan Nyepi di Bali yang membuat seisi Pulau benar-benar menjadi hening.

Selain itu juga terdapat berbagai tradisi menjelang Nyepi yang sudah turun-menurun diadakan di Bali.

Salah satu tradisi sebelum Nyepi yang paling dikenal adalah Ogoh-Ogoh.

Pada tradisi ini, banyak orang akan berbondong-bondong mengarak sebuah patung besar yang dibentuk menyerupai rupa Bhuta Kala.

Photo by Intek1 / FreeJPG

Bhuta Kala sendiri merupakan sosok yang dipercaya umat Hindu sebagai pengganggu umat manusia dengan perawakan yang besar dan menyeramkan.

Sehingga, patung berupa Bhuta Kala ini akan diarak oleh warga dan dibakar sebagai tanda pengusiran roh jahat serta penginsyafan umat manusia.

Bagaimana? Apakah teman-teman ASN tertarik untuk merasakan suasana Nyepi di Bali ?

Atau ingin melihat betapa meriahnya tradisi Ogoh-Ogoh sebelum Nyepi?

Teman-teman ASN bisa coba tahun depan.

Namun pastikan jika teman-teman ASN sudah tiba di Bali beberapa hari sebelum hari Nyepi.

Nah, biar lebih nyaman dan mudah untuk pesan tiket ke Bali, teman-teman ASN bisa mengandalkan TokTravel.

Membeli tiket pesawat ke Bali dengan TokTravel hanya butuh beberapa menit dan super mudah.

Apalagi harga yang ditawarkan juga terjangkau serta bisa pesan hotel sekalian.

Jadi, aman deh buat liburan ke Bali sebelum hari Nyepi atau kapan pun teman-teman ASN mau.  

Penasaran?

Mending langsung cek aja di TokTravel dan jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti Nyepi di Bali ya!

Adriana Anggraeni

Adriana Anggraeni

Jakarta