Menilik Apa itu Hari Hak Konsumen Sedunia

Photo by Sharon McCutcheon / Unsplash

Semua orang adalah konsumen.

Namun, apakah teman-teman ASN tahu bahwa tiap konsumen memiliki hak yang dilindungi?

Hal inilah yang diperingati setiap tanggal 15 Maret sebagai hari Hak Konsumen Sedunia.

Konsumen memiliki peranan penting dalam perputaran uang dan sudah sepastinya memiliki hak yang akan melindungi mereka.

Lantas, sebenarnya apa yang diperjuangkan dari perayaan hari hak konsumen sedunia dan bagaimana kisahnya bisa terbentuk hari Hak Konsumen Sedunia?

Yuk langsung saja baca selengkapnya di bawah ini!

Munculnya hari Hak Konsumen Sedunia

Shopping bag
Photo by Jacek Dylag / Unsplash

Merumuskan dari Tagar.id, Hari Hak Konsumen Sedunia merupakan bentuk selebrasi sekaligus gerakan untuk memperjuangkan hak-hak konsumen secara global.

Sosok yang pertama kali mengangkat betapa pentingnya hak konsumen adalah mantan presiden AS, John F. Kennedy.

Pada saat itu di tanggal 15 Maret 1962, sang presiden sedang berpidato di hadapan kongres AS dan menyinggung soal hak konsumen yang suka diabaikan.

“Konsumen menurut definisi, termasuk kita semua, adalah kelompok ekonomi terbesar, yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh hampir setiap keputusan ekonomi baik oleh sektor pemerintah maupun swasta. Namun sejauh ini mereka adalah satu-satunya kelompok penting yang pendapatnya seringkali tidak didengar,” ujar Kennedy

Menurut beliau, sangat penting untuk menyadarkan semua konsumen bahwa mereka memiliki hak yang melindungi mereka.

Namun sayangnya, malahan hak para konsumen suka diabaikan dan dipandang sebelah mata.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin negeri adidaya yang memiliki perputaran uang super besar, presiden membuat hari Hak Konsumen Sedunia.

Mulailah pada hari itu dicetuskan bahwa setiap tanggal 15 Maret adalah perayaan Hak Konsumen Sedunia.

Apa saja hak para konsumen?

Sudah tahu sejarah singkatnya, sekarang saatnya mengetahui apa saja itu hak-hak dari konsumen.

Mengambil sumber dari Mass.gov, inilah Consumer Bill of Rights atau hak para konsumen:

  • Hak keamanan (The right to safety): hak atas keamanan dari strategi pemasaran atau benda yang membahayakan hidup.
  • Hak atas informasi (The right to be informed) : hak untuk mendapatkan informasi yang benar dalam setiap produk agar menghindari sesuatu yang curang.
  • Hak memilih (The right to choose): hak untuk memilih produk sesuai keinginan konsumen dengan harga yang bersaing.
  • Hak untuk didengar (The right to be heard): hak untuk didengar atas segala keluhan dan mendapatkan pelayanan yang adil.
  • Hak edukasi (The right to education): hak untuk mendapatkan edukasi dan informasi perihal produk untuk membuat keputusan.
  • Hak diperbaiki (The right to education): hak untuk mendapatkan kompensasi atas produk yang tidak sesuai dengan deskripsi atau perjanjian.

Hak konsumen di Indonesia

Explore page of the abillion app at graffiti wall
Photo by abillion / Unsplash

Menyadari betapa pentingnya peranan konsumen dalam ekonomi, Indonesia juga memiliki undang-undang yang melindungi hak para konsumen.

Mencatut dari Dinas Perdangangan Surabaya yang mengutip Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999, beberapa hak utama konsumen adalah hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang/jasa.

Jadi, intinya setiap konsumen bisa mendapatkan haknya apabila apa yang didapatkan tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Komitmen ini juga yang menjadi pegangan dalam melayani Anda dan teman-teman ASN.

Kami selalu ingin memberikan pelayanan terbaik agar Anda bisa berbelanja dengan nyaman dan puas bersama TokTravel.

Baik dari segi produk ataupun kemudahan dalam bertransaksi adalah agenda utama kami agar Anda semua bisa mendapatkan tiket perjalanan dengan mudah dan cepat.

Jadi, terus andalkan TokTravel untuk pemesanan tiket pesawat, hotel, hingga bayar tagihan ya!

Adriana Anggraeni

Adriana Anggraeni

Jakarta